Camp concentration


Kamp konsentrasi Auschwitz dioperasikan dari bulan Mei 1940 hingga masa pembebasannya oleh tentara Uni Soviet bulan Januari 1945. Diperkirakan antara 2,1 hingga 2,5 juta orang dibunuh di kamar2 gas selama masa tersebut, yaitu sekitar 2 juta orang Yahudi dan sisanya adalah orang2 Polandia, Gipsi dan tawanan perang Uni Soviet.
Jumlah tersebut hanyalah sebuah perkiraan minimum karena jumlah total kematian di Auschwitz dan Kamp Birkenau tidak akan bisa diperkirakan secara pasti.

Orang2 Jerman menganggap kamp Auschwitz-Birkenau sebagai salah satu pusat pemusnahan yang paling efektif sejak tahun 1941 ketika tempat kremasi di pusat kamp Auschwitz diubah menjadi kamar gas.

Ruangan2 tambahan yang disebut bunker dibangun sekitar bulan Januari 1942 dan sangat aktif digunakan di musim gugur tahun 1944 dengan kapasitas ekstra yang dibutuhkan bagi pembunuhan sistematis orang2 Yahudi berkebangsaan Hungaria. Antara bulan Januari 1942 dan Maret 1943 lebih dari 175 ribu orang Yahudi digas hingga mati di kamp tersebut dan mayat2 mereka dibakar di lubang terbuka dekat kamar gas.

Hingga awal tahun 1943 Hitler dan pasukannya menggunakan kamp Auschwitz sebagai pabrik pembunuhan masal. Kamar2 gas yang menggunakan gas Zyklon-B dibuka bulan Maret dan April 1943. Kapasitas crematorium tersebut mencapai 4420 orang. Dibutuhkan waktu selama 20 menit untuk membunuh orang sebanyak itu di kamar gas tersebut. Pembantaian2 terjadi di ruangan2 bawah tanah dan mayat2 dibawa ke 5 tungku pembakaran dengan lift.
Sebelum dikremasi, gigi emas, perhiasan dan barang2 berharga lainnya diambil dari mayat2 tersebut. Tawanan2 Yahudi, dikenal dengan sebutan sonderkommandos, dipaksa untuk mengoperasikan crematorium di bawah pengawasan pasukan Hitler.

Siapa pun yang pernah mengunjungi kamp Auschwitz-Birkenau pasti pernah merasakan perasaan sedih yang dahsyat; pengunjung acap kali menangis tersedu-sedu tanpa alasan yang jelas dan banyak yang meninggalkan grup tur mereka tanpa pernah menyelesaikan tur.

Pengunjung bukan saja diguncangkan oleh sejarah biadab tempat tersebut tapi juga efeknya yang berlanjut hingga saat ini. Burung2 tidak pernah bernyanyi di pohon2 sekitar kamp2 kematian dan terdapat sangat sedikit kehidupan (alam) di sekitar area tersebut. Kebisuan yang sangat mencekam tetap ada hingga saat ini.

2 thoughts on “Camp concentration

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s